Januari

January 05, 2014

Dan ketika saya mengerti, bahwa dalam sebuah komitmen tidak cukup dengan rasa saling memiliki atau memiliki rasa yang sama saja. Dalam sebuah komitmen, kita tak hanya butuh hati, tapi kita juga butuh otak untuk berpikir dengan logis, kita juga butuh raga untuk berjuang. Jika satu diantara ketiganya tidak terkoordinir dengan baik, komitmen akan sangat sulit untuk bertahan. Ia akan lemah jika hanya berdiri dengan hati, atau akan keras jika hanya berdiri dengan otak, dan juga akan beku jika hanya berdiri dengan raga saja. Hati saja ternyata tidak cukup… karena hidup ini sungguh logis sekali.
-Nindya, 040113- 

You Might Also Like

0 COMMENT