#Part 1 - Musim Panas di Jepang dan Seishun 18 Kippu

October 05, 2016

Hola!

Dulu waktu saya masih kecil, kegiatan yang rutin dilakukan setiap hari Minggu adalah bangun tidur dan nonton TV dari pagi sampai siang. Bagi generasi 90-an, pasti hampir semua punya kegiatan yang sama kan? hehe. Mulai dari Chibi Maruko chan sampai dragonball Z yang ngga tamat-tamat. Betapa indah masa kecil dulu penuh dengan anime-anime sederhana tapi membekas sampai sekarang. Anime favorit saya saat itu adalah Doraemon, karena pada masa itu rasanya saya dan Nobita seumuran, terus saat saya bertumbuh besar, Nobita ngga besar-besar haha. Dulu saya sempat iri sama Nobita. Gimana ngga? selain dia punya Doraemon yang super canggih, perasaan sekolahnya sering banget libur. Mulai dari libur musim panas, libur musim semi, sampai libur musim dingin. Kayanya kok enak banget sekolah banyak liburnya hehe

Ternyata... setelah saya sampai di Jepang, dan ga kerasa sudah setahun saya disini (hiks), memang benar, di Jepang banyak libur, terutama untuk anak-anak sekolah. Salah satu libur yang paling panjang adalah liburan musim panas. Saya kurang tahu banyak, tapi memang kerasa banget bahwa "Summer means a lot for Japanese". Pada bulan Agustus 2016 lalu, mulai tanggal 11 sampai dengan 16 Agustus merupan Obon Holiday「お盆」. Di musim panas, banyak sekali perayaan di Jepang, mulai dari mukae-bi 「迎え火」atau Fires to welcome the spirits of ancestors pada tanggal 13 Agustus, okuri-bi 「送り火」atau Fires to guide ancestors' spirits back to the grave  pada tanggal 15 Agustus, Toro nagashi 灯篭 流し yang berarti Floating lanterns dimana di beberapa daerah percaya bahwa arwah nenek moyang dapat "diantar" dengan cahaya dari sungai menuju lautan, mereka percaya bahwa arwah juga berada di pegunungan dan sungai. Selain perayaan-perayaan spiritual, masih banyak lagi beberapa festival yang hanya ada pada musim panas.

Ngomong-ngomong tentang perayaan musim panas, saya mau cerita sedikit tentang summer festival yang juga diadakan oleh Center of International Affairs, GSE, Osaka University. Acara diadakan setiap tahun, tahun ini pada tanggal 7 Juli 2016 bertepatan dengan festival Tanabata (七夕) atau festival bintang. Perayaan Tanabata mulai dikenal di Jepang sejak zaman Edo (1603-1867). Peristiwa alam di awal bulan Juli. saat bintang Altair dan Vega bertemu di langit setelah terpisahkan selama satu tahun mengilhami masyarakat kuno di Cina untuk menjadikannya legenda percintaan antara sepasang kekasih. Di Jepang, legenda ini dikenal sebagai kisah cinta Orihime dan Hikoboshi dan perayaan pertemuan mereka dikenal dengan nama Tanabata dan menjadi ritual masyarakat yang menikmati langit malam di musim panas.  Di situ merupakan kali pertama saya mencoba yukata (浴衣), mencicipi Kakigōri (かき氷), dan menangkap balon air (Yo-yo Tsuri /ヨーヨーつり). Meskipun acaranya cukup sederhana, tapi cukup fun!

Summer Party 2016 @CIA



Selain bermacam-macam festival, hal menyenangkan lain saat musim panas adalah liburan! Meskipun musim panas di Jepang cukup menyiksa, tapi rasanya sedih kalau yang liburan tapi saya tetep di rumah aja hehe. Oh ya, ngomong-ngomong musim Panas di jepang suhunya bisa mencapai antara 35-41 derajad celcius loh! Dengan kelembaban udara yang juga tinggi tentunya. Jadi, kalau saya pribadi, pada musim panas lalu agak sulit untuk bernapas.

Musim panas tahun ini, tanpa direncanakan terlebih dahulu akan pergi kemana, saya dan empat teman saya mendadak pergi ke Hiroshima dengan budget pas-pas an. Jika dihitung, biaya pulang - pergi dan penginapan ngga sampai 30rb yen untuk 3 hari 2 malam!

Jadi, semua bermula dari obrolan saya dengan teman saya tentang liburan musim panas yang bakalan gabut ngga ngapa-ngapain. Kemudian, saya denger kabar kalo salah satu temen saya sedang keliling Jepang menggunakan Seishun 18 kippu. Saya waktu itu ngga tau apa-apa tentang Seishun 18 kippu, kemudian saya mulai mencari tahu beberapa informasi.

Seishun Juhachi Kippu (青春18きっぷ, adalah tiket kereta musiman dimana kita dapat memperoleh 5 tiket yang dapat digunakan di seluruh jalur kereta JR di Jepang dengan hanya  11,850 yen. Atau dengan kata lain 2,370 yen per hari! Dalam satu kali pembelian, kita mendapatkan 5 tiket, tiket dapat digunakan secara 5 hari berturut-turut, atau digunakan oleh 5 orang dalam 1 hari. Jalur kereta dapat dilihat di website resmi JR west (https://www.westjr.co.jp) atau JR east (https://www.jreast.co.jp)

Seishun 18 merupakan tiket tanpa batas yang dapat dipakai untuk kereta JR baik local ataupun rapid (tidak termasuk reserved seats) sepanjang Jepang mulai dari Hokkaido bagian utara sampai dengan Kyushu bagian selatan. Meskipun Seishun 18 tidak dapat digunakan di Shinkansen ataupun  limited express trains, tapi tiket ini cukup memuaskan untuk digunakan untuk berkeliling Jepang. Tiket ini juga dapat digunakan di JR Miyajima Ferry dari pulau utama ke Itsukushima, atau yang lebih terkenal dengan Miyajima.

Lebih lengkap tentang Seishun 18 dapat dicheck disini :

Seshun 18 hanya tersedia 3 kali dalam satu tahun selama liburan sekolah, berikut jadwalnya:

Musim
Masa Penjualan
Masa Valid
Semi
20 Februari – 31 Maret
1 Maret – 10 April
Panas
1 Juli – 31 Agustus
20 Juli – 10 September
Dingin
1 Desember – 31 Desember
10 Desember – 10 Januari

Meskipun namanya adalah  Seishun 18 Kippu, namun tiket ini dapat digunakan oleh siapapun dengan usia berapapun. Tiket ini juga tersedia bagi turis asing, orang Jepang, dan orang asing yang tinggal di Jepang.  Tidak ada tiket khusus untuk anak-anak.

Jalur kereta JR yang dapat dilewati menggunakan Seishun 18 Kippu

Seishun 18 Kippu biasanya dapat dibeli di stasiun JR atau di tempat-tempat tertentu yang terdaftar. Dalam kasus saya, saya membeli di CO-OP (semacam minimarket di kampus) di Suita Campus.

Seishun 18 Kippu dapat dipakai oleh satu orang untuk 5 hari, atau dapat shared digunakan dalam satu hari oleh 5 orang. Beberapa contoh penggunaan Seishun 18 kippu adalah begini:

1 orang menggunakan tiket untuk 5 hari (dapat digunakan pula oleh orang yang berbeda setiap harinya).
2 orang share menggunakan tiket untuk 2 hari, dan 1 orang menggunakan tiket untuk 1 hari.
3 orang share menggunakan untuk 1 hari, dan 1 orang emnggunakan untuk 2 hari.
5 orang share menggunakan tiket untuk 1 hari yang sama.
dan seterusnya

Kami berangkat ke Hiroshima pada Hari Jumat 12 Agustus 2016. Karena lokasi rumah kami sebagian besar di Onohara, jadi kami memilih untuk berangkat dari stasiun JR Ibaraki. Ini adalah kali pertama saya pergi menggunakan 18 Kippu. Jika biasanya saat menggunakan kereta saya cukup membeli tiket dan melewati gate secara otomatis atau membayar menggunakan IC Card, maka dengan 18 kippu, saya dan teman-teman tidak perlu melewati gate otomatis melainkan harus menunjukkan tiket kepada petugas. Sehingga, jangan sampai salah satu dari romobongan terpisah.

Untuk memudahkan proses perjalanan, kami menggunakan aplikasi Hyperdia. Dengan aplikasi ini, kami dapat rute paling singkat untuk sampai di Hiroshima menggunakan kereta local. Total perjalanan yang kami butuhkan kurang lebih 4 jam dengan beberapa kali transit. Di hari pertama kami berangkat, kami memutuskan untuk "mampir" terlebih dahulu di Kasaoka. (bersambung ya hehe)

You Might Also Like

0 COMMENT